Menjaga Jarak adalah Pilihan Terbaik Saat Ini
Assalamu'alaikum wr wb
para pembaca setia,
kali ini penulis lagi lagi masih sendirian (Jomblo Fii Sabilillah hiyak hiyak
hiyak :v) nih jadi ya gini, menulis apa yang terlintas. Menulis seperti air
melanggalir.
Seperti judul, yups kita bakalan bahas tentang
ya.. Tentang menjaga jarak dengan orang
yang kita cintai. Ehem bisa di bilang sih menjaga jarak dengan si doi.
Hmmm.. Kok malah di jauhin si? Emang doi salah
apa ya? Hmmm, makanya si penulis mau menjelaskan disini. Hehe..
Bagi kita kita yang masih muda nih, ya bisa di
bilang masih remaja gitu. Pasti kita sering kali atau sudah sepatutnya ada masa
dimana kita mencintai seseorang (hmm, penulis pengalaman banget kayanya
mencintai seseorang :v).
Biasanya orang yang sedang jatuh cinta,
dimanapun dia berasa slalu aja kepikiran sang doi (ehem, bucin banget lu)
Kaya lagu Ingat Kamu-Maia yang liriknya (hasil
browsing :v)
"Aku Mau Makan Kuingat Kamu
Aku Mau Tidur Juga Kuingat Kamu
Aku Mau Pergi Kuingat Kamu
Ooo Cinta Mengapa Semua Serba Kamu
Aku Sedang Bingung Kuingat Kamu
Aku Sedang Sedih Juga Ingat Kamu
Aku Sedang Bosan Kuingat Kamu
Ooo Cinta Inikah Bila Ku Jatuh
Jatuh Cinta ..."
Hiyak hiyak hiyak inget kamu terus wkwkwk. Ya
begitulah cinta.. Kalian pasti pernah
kan gitu? Apa malah saat ini masih seperti itu?
Sebagai muslim dan muslimah, hal apa sih yang
harus kita lakukan jika mencintai seseorang mencintai doi? Ya, jawabannya ya
ada 2 : Nikahi dia atau Menjaga Jarak dengan doi.
Kenapa menjaga jarak?
Karena dengan cara menjaga jarak dengan si doi, kita bisa lebih fokus dengan hal yang lebih positif, lebih bermanfaat,
dan satu lagi kita bisa memperbaiki diri tanpa
harus memikirkan si doi tersebut. Karena jika tidak dengan menjaga jarak ya
seperti lirik di atas.. Slalu ingat dia, bahkan mendua kan Allah SWT. Kita
lebih sering memikirkannya dan melupakan Allah SWT. Itu lebih bahaya kan? Masa
gegara mencintai seorang hamba-Nya kita malah imannya goyah. Hmm Naudzubillah jangan sampe
ya..
Dan jika kita tidak menjaga jarak darinya.. Malah
bisa-bisa kita terjerumus ke yang namanya PACARAN. Dimana Islam tidak mengenal
kata PACARAN. Yups, ada yang bilang
"Aku pacaran syar'i"
"Aku pacaran sehat"
"Aku pacaran ga ngapa ngapain kok"
Hmmm, nggak ada itu namanya pacaran syar'i maupun pacaran sehat. Yups, awalnya sih nggak ngapa ngapain
tapi lama lama pastikan pingin pegangan tangan, meluk, nah nah nah.. Hmm itu
sama aja zina kan..
Kalian juga pasti nih dah slalu denger ayat
ini :
Allah SWT berfirman:
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰۤى اِنَّهٗ كَا نَ فَا حِشَةً ۗ وَسَآءَ سَبِيْلًا
"Dan janganlah kamu mendekati zina;
(zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk." (QS.
Al-Isra' 17: Ayat 32)
Yups,
Oleh karena itu, apa yang seharusnya
jika kita mencintai seseorang adalah dengan cara menikahinya atau menjauhi
nya..
Boleh juga nih, ketika menjauhinya tapi
mendoakannya di sepertiga malam terakhir. Hal itu lebih indah. Mencintai
seseorang dengan cara itu lebih indah, lebih romantis, lebih ngena :v.
Dengan cara itu, kita menyakini bahwa Allah
akan memberikan yang terbaik dari doa kita.
Dengan cara itu, kita semakin dekat dengan
Allah.
Dengan
cara itu, kita akan semakin sering bercurhat diri dengan Allah.
Mungkin saat ini bisa di bilang mustahil
mencintai dengan menjauhi atau memberi jarak dengan doi. Tapi, ketahuilah bahwa
Sang Pencipta bisa membolak balik kan hati seorang hamba-Nya.Jangan ragu dengan
Janji Allah. Yakin. Yakin bahwa Allah memberikan yang terbaik.
Sekian dari penulis, makasih sudah baca
kegabutan penulis. Ini nulis bukan mengurui kalian atau menyalahkan kalian.
Tapi penulis nulis ini juga untuk pembelajaran penulis sendiri. Karena ya,
penulis juga hanya seorang hamba biasa yang masih banyak kekeliruan dan
kesalahan. Jadi sama sama belajar, Okay?
Wassalamu'alaikum :))
Komentar
Posting Komentar